Friday, November 6, 2015

BUKAN SEDANG BERJUDI





S
alah satu kesalahan investor adalah bertindak seperti penjudi. Yang biasa dilakukan penjudi adalah berharap bisa dapat kesempatan yang lebih baik  tanpa mengontrol resiko yang terjadi. Ketika rugi mulai besar dan tetap berharap dan bahkan berdoa akan terjadi pembalikkan yang mungkin di masa depan tidak terjadi.




Di dunia saham, seringkali orang membeli saham karena harga yang tertera yang sangat murah tanpa memperkirakan harga intrisik (value) dari saham tersebut. Investasi di saham tanpa mengerti Fundamental dan teknikal analisa tidak berbeda dengan seorang penjudi. Seorang investor tahu bagaimana dan cara nya sedangkan seorang penjudi hanya bisa berharap dan berdoa. Memang susah belajar Fundamental dan teknikal bahkan mengontrol emosi itu yang paling susah, tapi ini yang membuat sangat berarti. Jika mudah, maka semua orang akan melakukannya dan akan berhasil. Jangan menyerah, tetap belajar dan rendah hati, pasti kita dapat berhasil

Tuesday, November 3, 2015

TUJUAN UTAMA TRADING





Didalam dunia investasi terkenal dengan orang berprofesi sebagai analisis. Pekerjaannya adalah menganalisa berbagai saham yang ada dan seringkali mereka tidak terjun juga ke dalam dunia trading dalam arti ikut aktif terlibat dalam berdagang. Diantara banyak analisa yang beredar pasti akan bebeda-beda pandangan mengenai suatu saham dan ini adalah wajar. Hal yang menggelikan bahwa mereka bertengkar karena analisa tersebut. Saya yakin jika orang punya analisa yang selalu jitu 100% tentu saja dia tak akan berbagi kepada yang lain dan yang dikerjakan tiap hari pasti trading di market dan fokus disana  dan bukan memikirkan apa yang orang lain lakukan.

Mengapa kita bertengkar mengenai hasil akhir dari sebuah analisa? Tujuan kita didalam trading bukan untuk membuktikan diri kita paling benar dan saya yakin tidak ada satu orangpun yang benar 100%. Tujuan terutama kita  adalah membuat uang. Terserah jika orang mempunyai cara sendiri untuk mencapai gol tersebut, bukan urusan kita untuk memikirkan orang lain dan bahkan menghina. Jika itu yang terus kita lakukan, kita tak akan maju dalam dunia trading, kita lupa tujuan utama trading. Mau kita untung paling gede dengan cara yang kita punya yang penting kita harus rendah hati, ini adalah kunci sukses seorang trader. Kerendahan hati bahwa market selalu benar dan bukan dia yang selalu benar. Jika market bergerak tidak sesuai dengan trading plan yang dia rencanakan, maka seorang trader sukses harus rendah hati mengakui bahwa analisa tersebut salah dam menarik modal lalu diputar di saham yang lain

            Selamat Trading!

Monday, October 26, 2015

MINIMIZE RISK




Salah satu kunci kesuksesan para trader terkenal adalah meminimalisasi resiko dalam berdagang. Seringkali sebagai trader kita tidak mau rugi, merasa yakin dengan analisa dan gambar chart. Makin kita yakin kadangkala pasar makin menolak analisa tersebut. Maka, alat terutama bagi trader adalah meminimalisir resiko. Resiko bisa 3%-5% sehingga jika kita bisa berganti kepada stock yang baru yang sedang uptrend dibandingkan uang kita tidak bisa diputar karena diam pada stock yang tidak gampang bergerak dan harganya sedang turun di pasar. Kerendahan hati untuk memutar jalan lain untuk mendapatkan untung ini yang tidak mudah, apalagi kita dengan yakin memberitahu kepada kawan-kawan bahwa ini saham yang bagus dan semakin yakin pula kita.


Mobil saja ada safety belt, motor yang cepat punya rem, Alat listrik ada peredam supaya tidak gampang menghantarkan listrik, dan masih banyak hal lain lagi yang meminimalkan resiko bagi pengguna.  Kita jangan hanya berpikir mau untungnya saja, tapi harus bersiap untuk kondisi terburuk jika tidak sesuai dengan plan.  Apakah kita tidak boleh menjadi seorang yang risk-taker? Boleh saja, tapi kita tidak dapat memprediksi masa depan maka cara yang paling mudah adalah bermain aman dengan cara mengurangi resiko. Jika kita bisa mengurangi resiko maka ini tidak akan mengerus keuntungan yang ada sehingga pada akhir trading kita bisa lebih mendapatkan keuntungan. Balik-balik ini masalah kedisiplinan, tidak bisa diajarkan harus tumbuh dari pengalaman.



Risk comes from not knowing what you are doing – Warren Buffett

Tuesday, October 6, 2015

PERAMAL SAHAM



Pertanyaan yang sering dilontarkan kepada saya adalah : “akankah besok IHSG akan naik?” dan “Saham X apakah akan naik atau turun esok hari?” . Saya ditanyakan seperti yang mengatur saham atau IHSG tersebut. Jika bisa mengatur tersebut alangkah enaknya. Hehe. Jawaban saya pasti sangat mengambang karena jika memberi kepastian dan ternyata besok tidak naik pasti saya disalahkan juga sebaliknya jika  benar akan membuat mereka bergantung kepada saya dan jika sampai keadaan mereka selalu mengikuti apa yang saya rekomendasi, saya akan takut sekali karena merasa hebat dan disaat itu saya akan jatuh karena akan membeli tanpa rasional dan menganggap apa yang saya beli pasti berhasil. Jawaban saya biasa : “kita lihat besok, semoga naik, kita harapkan begitu, dan lain-lain.”



Sangat mustahil jika orang yang investasi atau trading selalu mendapat gain karena didalam dunia investasi dikenal resiko. Resiko ini berbanding lurus dengan gain. High risk, high gain ; Low risk, low gain. Jika tidak ada resiko, maka apapun yang akan kita beli akan berhasil. Biasa seorang pemula selalu ingin kondisi begini, dimana apa yang dibeli selalu dapat cuan, dan jika sudah mulai lost tidak segera di Cut lost. Padahal dalam dunia saham kita harus mengatur resiko yang ada terhadap reward yang ada. Risk bisa saja dengan kerugian yang minimal bisa diterima atau memasng stop-loss, memakai support yang ada. Bohong jika orang tidak pernah mengalami kerugian jika berinvestasi. Justru dengan kerugian tersebut, mereka belajar supaya bisa trading lebih baik.



Jadi sebelum membeli suatu saham hitung dulu beberapa hal :

11. Kerugian yang bisa diterima. Biasa stop-loss 3%

22. Support – Resistant yang sudah digambar

33. Lakukan hal diatas jika harga sudah menyentuh tanpa pikir  panjang. Ini adalah masalah disiplin !



Jika anda belum melakukan hal tersebut, saya sarankan lebih baik jangan trading. Karena jika salah, anda akan menyalahkan orang lain, market, dll. Kita membeli bukan karena spekulasi, tapi karena sudah dianalisa dan sudah diperhitungkan benar-benar  risk & reward. Selamat berinvestasi !